Jumaat, 30 Oktober 2009

jenis-jenis sahabat

SAHABAT

Pertama sahabat kanti
Kawan semangkuk sepiring makan
Kawan sebantal seketiduran
Kawan sebaya sepermainan
Bagai kuku dengan daging
Bagai aur dengan tebing
Bagai iikan dengan air
Bagai jarum dengan kelindan
Ke hulu sama ke hulu
Ke hilir sama menghilir
Yang tahan asak dengan banding
Yang tahan berspahit-pahit
Kalau koyak tampal menampal
Kalau condong sokong menyokong
Terbakar sama hangus
Terendam sama basah
Luka tak dipampas
Mati tidak diungkit
Sakit tak disebut
Salah tak ditimbang
Hutang tidak dibayar
Bagai seibu seayah kandung
Bagai simpai sepenjlalinan
Bagai kulit dengan isi
Bagai lukah dalam air
Itulah kawan yang dicari
Kawan sempit kawan berlapang
Guntingnya tidak memutus
Simpul tidak terungkai lagi

Kedua sahabat sepenggalah
Kasihnya berbatas-batas
Sayangnya berhingga-hingga
Ada buah sama menjolok
Buah habis galah dibuang

Ketiga sahabat kambing membujang
Kalau tidur sama sekandang
Kalau makan sama ke tengah padang
Kalau berbini tanduk menanduk
Beradu kuat dengan keras
Lupa kandang
Lupa padang

Keempat sahabat cerdik buruk
Yang bodoh dibodoh-bodohkan
Yang penakut dipelesi
Cerdiknya cerdik mengena
Piuh kacang hendak memanjat
Piuh jering hendak berisi
Piuh pilin mengeringkan

Kelima sahabat injab lukah
Dari muka bermanis-manis
Kalau masuk badan terkurung

Keenam sahabat anak harimau
Selagi kuku belum tumbuh
Selagi taring belum menyorong
Dapat dibawa bermain-main
Kalau kuku sudah runcing
Kalau taring sudah menyiung
Kulit tebal dicakarnya
Kepala keras dikerkahnya

Ketujuh sahabat burung tiung
Begitu orang begitu awak
Tak tahu untung sendiri

Kedelapan sahabat kukur
Karutnya karut mengena
Soraknya sorak berisi
Kelapa jua yang binasa
Bagai durian dengan mentimun
Bagai kain buruk dengan onak
Siapa datang siapa kena

Kesembilan sahabat burung hinggap
Dahan diuat tempat tidur
Hari siang dahan diberak
Terbang tidak berbalik lagi

Kesepuluh sahabat hulu keris
Bagai hulu keris denga matanya
Hulu molek ukir berukir
Ditengok dipegang orang
Tuah terletak dimatanya jua

Kesebelas sahabat sarung keris
Sarung pelindung mata keris
Tempat diam tempat berteduh
Luarnya tatah bertath
Dalamnya luka-lukaan
Sekali keris dicabut
Sekali sarung teriris
Sekali keris sisarung
Sekali sarung tersangkut

Keduabelas sahabat umpan kail
Yang sedia bertungkus lumus
Yang sedia membuang nyawa
Yang tak menyebut-nyebut jasa
Awak binasa orang kenyang
Kail juga yang disebut orang

Tiada ulasan:

Catat Ulasan